Dissolved Air Flotation (DAF): Cara Kerja dan Aplikasinya

Dissolved Air Flotation (DAF)

Dissolved Air Flotation (DAF): Cara Kerja dan Aplikasinya

Limbah cair industri tidak selalu dipenuhi oleh kotoran berat yang bisa mengendap. Sering kali, polutan justru didominasi oleh partikel ringan seperti minyak, lemak, dan padatan tersuspensi halus (TSS) yang terus melayang di dalam air. Untuk mengatasi karakteristik limbah semacam ini, teknologi dissolved air flotation (DAF) adalah solusi paling efektif.

Berbeda dengan sistem clarifier yang mengandalkan gaya gravitasi, DAF justru memanfaatkan rekayasa gelembung udara mikroskopis untuk memaksa polutan ringan naik dengan cepat ke permukaan air. 

Secara kinerja, DAF mampu menghilangkan minyak dan lemak hingga lebih dari 95%, TSS hingga 90%, serta menurunkan nilai BOD dan COD secara signifikan dalam satu tahap proses.

Cara Kerja Sistem Dissolved Air Flotation

Proses pengapungan kotoran ini tidak terjadi secara kebetulan, melainkan melalui serangkaian rekayasa tekanan hidrolik dan injeksi udara. Berikut adalah tahapan utama mesin ini beroperasi:

  1. Koagulasi dan Flokulasi

Air limbah mentah lebih dulu dicampur dengan bahan kimia koagulan dan flokulan di bak awal. Tujuannya adalah mengikat partikel polutan renik menjadi gumpalan (flok) yang lebih besar.

  1. Injeksi Udara Bertekanan

Sebagian air bersih yang sudah disaring dipompa kembali ke dalam tabung saturator khusus. Di dalam tangki bertekanan tinggi ini, udara ditekan masuk hingga larut sepenuhnya menyatu dengan air.

  1. Pelepasan Gelembung Mikro

Air yang telah jenuh dengan udara tersebut ditembakkan secara tiba-tiba ke dalam tangki utama. Penurunan tekanan yang drastis seketika menciptakan jutaan gelembung udara mikroskopis.

  1. Proses Pengapungan (Flotation)

Gelembung super kecil ini menempel erat pada flok kotoran, lalu mengangkatnya dengan cepat ke permukaan air sehingga membentuk lapisan buih tebal (sludge blanket).

  1. Penyapuan Lumpur (Skimming)

Sistem pengeruk mekanis (skimmer) akan menyapu lapisan buih limbah tersebut ke saluran pembuangan, meninggalkan air jernih di bagian bawah tangki.

Komponen Utama dalam Sistem DAF

Sebuah sistem DAF yang lengkap terdiri dari beberapa komponen kunci yang bekerja secara terintegrasi:

Nama Komponen Definisi
Tangki flotasi (flotation tank) Wadah utama tempat berlangsungnya proses pemisahan. Dirancang dengan geometri khusus untuk memastikan distribusi gelembung yang merata dan aliran laminar yang optimal.
Pressure tank dan saturator Tangki bertekanan tempat udara dilarutkan ke dalam air recycle pada tekanan tinggi.
Pressure release valve (PRV) Katup pelepas tekanan yang mengontrol pembentukan mikro-gelembung pada saat air memasuki tangki flotasi.
Skimmer mekanis Perangkat berputar di permukaan tangki yang bertugas mengangkat dan mengeluarkan lapisan lumpur mengapung (float sludge) secara kontinu.
Recycle pump Pompa yang mensirkulasikan sebagian air olahan kembali ke sistem saturasi udara untuk menjaga pasokan mikro-gelembung yang konsisten.
Sistem dosing kimia Unit injeksi koagulan dan flokulan yang sering dipasang sebelum tangki flotasi untuk meningkatkan efisiensi pemisahan.

Apa Perbedaan DAF dan SAF?

Dalam pengolahan limbah industri, Anda mungkin juga menemukan istilah SAF (Suspended Air Flotation). Meski fungsinya sama-sama untuk mengapungkan limbah ringan, keduanya memiliki perbedaan mendasar pada cara menghasilkan gelembung udara.

Pada sistem DAF, udara dilarutkan ke dalam air di bawah tekanan hidrolik yang tinggi, sehingga gelembung yang dihasilkan ketika tekanan dilepas berukuran sangat mikroskopis dan merata. 

Sebaliknya, sistem SAF menghasilkan gelembung secara mekanis (menggunakan mesin penghasil pusaran/vortex atau pompa) tanpa melarutkan udara di bawah tekanan tinggi. 

Akibatnya, gelembung pada SAF cenderung lebih besar, yang mana sangat cocok untuk limbah kasar, namun kurang optimal untuk mengangkat partikel halus dibandingkan teknologi DAF.

Aplikasi DAF di Berbagai Sektor Industri

Karena kehandalannya dalam menangani beban polutan, teknologi pengapungan udara ini menjadi tulang punggung bagi berbagai sektor fasilitas manufaktur:

  • Industri Makanan dan Minuman: Sangat ideal untuk pabrik pengolahan daging, susu, dan minyak goreng karena kemampuannya memisahkan Fats, Oils, and Grease (FOG) secara tuntas.
  • Industri Kertas dan Pulp: Diaplikasikan secara luas untuk memulihkan serat kertas (fiber recovery) dari air sisa proses pencetakan.
  • Pabrik Petrokimia dan Kilang Minyak: Sangat ampuh menyingkirkan sisa hidrokarbon dan minyak pelumas sebelum air limbah dialirkan ke tahap pengolahan biologis lanjutan.

Solusi Pemisahan Limbah Terpadu Bersama Hydromaster

Mengelola limbah dengan karakteristik padatan ringan yang pekat menuntut spesifikasi mesin yang presisi. Berikut adalah rangkaian spesifikasi unit DAF yang ditawarkan oleh PT Hydromaster Harmoni Nusantara untuk menyesuaikan debit air limbah pabrik Anda:

DAF Series Treating Capacity (m³/hour) Power (kW) Length x Width Height Weight (kg)
DAF-010

10

5.3

4 m x 2 m

2 m

3000

DAF-020

20

6.3

5.8 m x 2.4 m

2.2 m

4900

DAF-050

50

9.3

7.6 m x 2.8 m

2.3 m

6300

DAF-100

100

16.3

9.5 m x 3.8 m

2.5 m

9800

 

Jangan biarkan urusan limbah menyita waktu produktif Anda. Segera hubungi kami untuk mewujudkan sistem pengolahan yang efektif dan efisient!