Electrodeionization (EDI) adalah teknologi pengolahan air yang digerakkan secara elektrik yang menggunakan listrik, membran pertukaran ion, dan resin untuk menghilangkan spesies terionisasi dari air.

Pertukaran ion dalam sistem EDI digenerasi secara terus menerus sehingga tidak seperti demineralisasi dengan sistem resin. Biasanya resistivitas air produk > 15 MΩ.cm dicapai secara konsisten dengan menggunakan proses ini. Selain keuntungan dalam hal operasional praktis dan penghematan down time proses regenerasi, EDI juga dapat memberikan tingkat kemurnian produk yang lebih konsisten dari pada sistem pertukaran ion jenis resin.

Keunggulan teknologi EDI terhadap Mixed Bed Deionization :
- Tidak memerlukan kimia untuk regenerasi
- Downtime yang jauh lebih rendah – teknologi yang telah terbuti
- Garansi kualitas dan flow output yang konsisten
- Mengurangi resiko K3 dan Lingkungan
- Area yang lebih hemat
- Biaya operasional yang lebih rendah dalam hal kimia dan tenaga kerja yang berkurang
- Proses yang kontinu, bukan batch
Kelemahan sistem EDI terhadap Mixed Bed Deionization :
- Kriteria kualitas input ke EDI memerlukan kualitas yang lebih ketat
- Biaya investasi awal yang relatif lebih tinggi
Bagaimana EDI menghasilkan air yang sangat murni ?
Diagram 1

Diagram 2









